Temui Massa Ojol, Ini Janji Ketua DPRD Lampung

TERASLAMPUNG.COM — Ketua DPRD Lampung menemui para pengunjuk rasa dari  Gerakan Aksi Roda Dua dan Empat (Gedor) Lampung 809 di halaman Gedung DPRD Lampung, Jl. RW Monginsidi Bandarlampung, Kamis (8/9/202222).

Kepada para pengunjuk rasa Mingrum berjanji akan segera meminta komisi di DPRD Lampung untuk memformulasikan payung hukum pagi para Ojol dengan melibatkan para pemangku kepentingan. Ia juga akan berkomunikasi dengan komunitas ojol untuk membuat rumusan payung hukum secara bersama-sama.

“Sengaja saya undang kepala OPD terkait untuk melihat, mendengarkan secara langsung aspirasi dari komunitas Ojol, agar dalam waktu yang tidak lama segera di formulasikan kedepannya dan ini usulan yang akan disampaikan dari DPRD,” ujar Mingrum.

Menurutnya, Pemprov Lampung sudah melakukan konsolidasi dan antisipasi mengenai dampak kenaikan di sejumlah sektor.

“Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) telah merumuskan sejumlah langkah kedepan, serta mempercepat distribusi bantuan dari pemerintah kepada masyarakat yang terdampak akibat kenaikan harga BBM,” ujar Mingrum.

Sementara itu, koordinator lapangan aksi, Miftahul Huda, mengatakan para Ojol dalam aksi kali ini adalah untuk menolak kenaikan harga BBM karena akan berdampak buruk bagi para Ojol.

“BBM merupakan modal awal kerja bagi pengemudi online. Kami keberatan dengan kenaikan harga BBM dan meminta Pemda Lampung  mempercepat distribusi bantuan akibat terdampak kenaikan tersebut,” katanya.

Ia juga meminta DPRD Lampung  memfasilitasi Ojol dalam memberikan payung hukum dan kepastiaan hukum karena selama ini keberadaan Ojol terkesan tidak dianggap oleh pemerintah daerah.

“Kami tidak hanya mengeluh dalam kondisi sulit saat ini, sebagai bagian dari masyarakat Lampung kita harus dan ikut serta membantu pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi pasca covid melalui peluang-peluang usaha yang selama ini potensinya sangar besar tetapi tidak tersentuh sama sekali,” katanya.