Beranda Aspirasi Komisi II DPRD Lampung Minta Pemprov Perhatikan Kesejahteraan Para Rimbawan

Komisi II DPRD Lampung Minta Pemprov Perhatikan Kesejahteraan Para Rimbawan

41
0
BERBAGI
Wahrul Fauzi Silalahi pada acara reses di Kantor UPTD KPH Gedong Wani dan KPH Raja Basa, Way Pisang dan Batu Serampok.

TERASPARLEMEN.COM — Berdasarkan Perubahan Undang Undang Pemerintahan Daerah menjadi UU 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, pengelolaan kawasan hutan menjadi kewenangan pemerintah provinsi. Dinas kabupaten/kota di hapuskan atau ditiadakan. Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Provinsi Lampung menjadi kewewenangan dan tanggung jawab provinsi.

Konsekuensi lainnya, keberadaan KPH sebagai pengelola Hutan (Hutan Produksi dan Hutan Lindung) di tingkat tapak tentunya harus menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Lampung.

Terkait hal itu, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung meminta Pemerintah Daerah Provinsi Lampung untuk menganggarkan dana untuk para bakti rimbawan mulai tahun anggaran 2021.

Menurut Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung Wahrul Fauzi Silalahi, berdasarkan hasil reses yang dilakukan pada awal September 2020 lalu di Kantor UPTD KPH Gedong Wani dan KPH Raja Basa, Way Pisang dan Batu Serampok,  dia mendapat masukan agar menyuarakan dan mendorong Pemprov agar memperjuangkan kesejahtran di tingkat daerah bagi mitra KPH yaitu Tenaga bakti rimbawan,

“Mengingat status KPH adalah UPTD di bawah Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, maka secara pengawasan status tenaga bakti rimbawan adalah pengawas pemerintah daerah sehingga tidak bias lagi secara terus menerus di bebankan dengan anggaran DIPA APBN Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,” kata Wahrul, Selasa (15/9/2020).

Memperhatikan hal tersebut Wahrul Fauzi Silalahi selaku Ketua komisi II meminta Gubernur Lampung untuk dapat mengalihkan status kepegawai honorer pemerintah daerah dan membiayai honorasiumnya dari APBD Propinsi Lampung Mulai tahun 2021.

“Karena tahun anggaran 2021 Kementrian LHK tidak lagi menganggarkan honorarium tenaga bakti rimbawan,” katanya.

Loading...