Ketua DPRD Lampung Terima Kunjungann Peserta Sespimti Polri Dikreg ke-31

TERASLAMPUNG.COM — Ketua DPRD Provinsi Lampung menerima kunjungan Tim Pelaksanaan Praktek Kerja Dalam Negeri (PKDN) Peserta Didik Sespimti Polri Dikreg Ke-31 yang berlangsung di Ruang Rapat Utama  Kantor Gubernur Lampung,  Selasa (26/7/2022).

Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay mendukung Polri melaksanakan program PKDN sebagai bentuk sinergi dengan pemerintah agar komunikasi bisa terjalin secara berkelanjutan.

”Provinsi Lampung sebagai wilayah perbatasan pintu gerbang Sumatera  memiliki potensi tingkat keamanaan yang harus terus dipantau setiap saat. Untuk itu,  DPRD menerima masukan dan saran terlebih kerjasama yang dibangun untuk kepentingan rakyat baik bidang keamanan,ekonomi, pembangunan, IT dan lainnya,” katanya.

Mingrum mengatakan, untuk menekan paham radikalisme dan intoleransi di tengah masyarakat DPRD Lampung dalam dua terakhir menjalankan program sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IPWK).

Menurutnya, program turun ke masyarakat yang dilakukan  setiap anggota DPRD Lampung itu bertujuan memastikan masyarakat memahami dan kembali mengingatkan akan pentingnya stabilitas kerukunan,keamanan dan kolaborasi di tengah pandemi Covid-19.

“Kami juga membuka ruang diskusi baik kritik dan saran kepada peserta didik Sespimti Polri Dikreg ke-31 yang telah mengikuti sejumlah rangkaian kegiatan di beberapa daerah sebagai bahan referensi Provinsi Lampung yang boleh jadi akan ditindaklanjuti serta di komunikasikan kepada pihak pihak terkait. Ini semua demi kepentingan rakyat dan daerah yang kita cintai ini,” katanya.

Ketua Tim Pendamping PKDN, Brigjen Pol Drs. Mamat Surahmat menyampaikan kegiatan PKDN ini merupakan rangkaian kegiatan belajar program pendidikan Sespimti yang telah dibuka pada tanggal 23 Maret 2022 dan rencana akan ditutup pada tanggal 25 Oktober 2022 dengan jumlah peserta didik sebanyak 121 peserta.

Ke-121 peserta itu terdiri dari 76 Pamen Polri berpangkat Kombes, 43 Pamen TNI berpangkat Kolonel,  1 peserta dari Kejaksaan berpangkat Jaksa Utama Muda,dan 1 peserta dari Kemenkumham berpangkat Pembina Utama Muda.

Menurut Mamat, salah satu potensi utama yang diharapkan dari kegiatan ini adalah peserta mampu merumuskan konsep pemikiran strategis untuk mencapai tujuan organisasi dalam mengelola kegiatan kepolisian melakukan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat serta perlindungan, pengayoman, pelayanan dan penegakan hukum.