Ela Siti Maryamah Hadiri Peringatan Hari Santri di Mesuji

  • Bagikan
Anggota DPR RI Ela Siti Maryamah foto bersama para undangan peringatan Hari Santri Kantor DPC PKB Mesuji, Jumat (22/10/2021).
Anggota DPR RI Ela Siti Maryamah foto bersama para undangan peringatan Hari Santri Kantor DPC PKB Mesuji, Jumat (22/10/2021).

TERASPARLEMEN.COM – Anggota DPR RI dari PKB, Ela Siti Nuryamah, menghadiri peringatan Hari Santri di Kantor PC Nahdlatul Ulama (NU) Mesuji, Jumat (22/10/2021).

Acara yang digelar DPW PKB Provinsi Lampung itu dikemas dengan acara ‘Gus Muhaimin Menyapa.’ Dalam acara ini para peserta juga mendapatkan ucapan selamat Hari Santri dari Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) melalui tayangan video.

Selain Ela, perhelan tersebut juga dihadiri Sekretaris DPW PKB Lampung Seh Ajeman, anggota DPRD Kabupaten Mesuji Fraksi PKB, para tokoh NU se-Kabupaten Mesuji,   perwakilan pondok pesantren, dan para pengurus DPC PKB.

Ela dalam sambutannya menyampaikan amanat Gus Muhaimin. Ada tiga amanat yang disampaikan Gus Muhaiman. Yakni pertama, pesantren harus jadi kekuatan ekonomi baru untuk membantu solusi ekonomi bangsa,. Kedua, santri harus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Ketiga, santri menjadi penjaga nilai dan akhlak bangsa.

“Pesantren harus jadi kekuatan ekonomi baru untuk membantu solusi ekonomi bangsa untuk itu, santri harus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi,” kata Ela, saat menyampaikan amanat Gus Muhaimin.

Menurutnya, karena santri diharapkan menjadi penjaga nilai dan akhlak bangsa, maka PKB sangat memperhatikan kesejahteraan pondok pesantren.

Terbaru, kata Ela, Perpres Pondok Pesantren yang digagas Muhaimin Iskandar berhasil ‘digolkan’ dan ditandatangani Presiden Joko Widodo.

“PKB telah berjuang meng-golkan RUU pesantren, dan sudah ada pula perpres tentang dana abadi pesantren yang di harapkan tahun depan sudah mulai di rasakan oleh ponpes-ponpes yang selama ini menjadi akar pondasi pendidikan dan pembangunan akhlak bangsa,” jelasnya.

Ketua PC Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Mesuji Abdul Karim Mahfud yang akrab disapa Gus Karim menilai, memperjuangkan warga NU dalam dunia politik merupakan suatu keharusan.

“Ada beberapa orang yang alergi politik. Tetapi saya tahu caranya (mengatasi hal itu). Kita harus  menggerakkan. Jadi kalau ingin berjuang di politik tidak sia-sia. Tidak ada sogok menyogok. Kita memperjuangkan tokoh kita melalui politik. Itu untuk memperjuangkan nasib kita, syariat kita,” katanya.

Sebab itu, kata Mahfud, warga Nahdiyin tidak boleh alergi dengan dunia politik.

“Karena perjuangan nasib bangsa dapat dilakukan melalui jalur politik yang benar,” katanya.

Peringatan Hari Santri di Mesuji merupakan rangkaian acara puncak dari berbagai agenda menyambut hari santri tahun 2021 di Kabupaten Mesuji. Rangkaian Hari Santri juga diisi dengan vaksinasi massal.

Sebelum juga  diadakan lomba hadroh yang diikuti wakil dari tujuh  kecamatan di Mesuji, lomba membuat tumpeng,  kemah santri, dan wisuda santri Pagar Nusa di Ponpes Darul Huda, Kecamatan Tanjung Raya, Mesuji.

Muhammad Basirudin

  • Bagikan